Senin, 16 Januari 2012

PSIS Bungkam PSIR di Jatidiri


SEMARANG - PSIS sukses meraih poin penuh pada lagaderby Jateng Divisi Utama Liga Prima Indonesia (LPI) di Stadion Jatidiri Semarang (14/1). Anak-anak Edy Paryono berhasil menumbangkan PSIR Rembang tiga gol tanpa balas.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan tim kebanggaan Kota Semarang untuk kembali memipin klasemen sementara. Dony Siregar cs mengemas pion enam, dengan dua kali kemangan serta satu kali seri. Di bawahnya menguntit PSS (Sleman) dengan poin lima.
Bermain di bawah guyuran hujan, sejak menit pertama PSIS bermain dengan pola menyerang.
Duet striker Engkus Kuswara dan Victor Barque beberapa kali merepotkan pertahanan tim Dampo Awang yang dikomandani Deny Tarkas. Pemain PSIS asal Korea, Han Ji Ho membuka pundi-pundi gol timnya. Dia sukses menceploskan bola, memanfaatkan kemelut di depan gawang Nanda Pradana.
10 menit berselang, striker muda Engkus Kuswara menambah keunggulan PSIS. Dengan sigap dia berhasil mencetak gol setelah kiper PSIR tak sempurna menghalau tendangan keras Steven Anderson dari luar kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSIR sebenarnya bisa keluar dari tekanan. Aksi gelandang serang Cristian Leng Lolo kerap mengancam gawang I Komang Putra. Hanya saja, lemahnya finishing touch anak asuh Hariyanto membuat banyak peluang mudah dihalau pemain belakang PSIS.
Keasyikan menyerang, PSIR malah kecolongan di menit 55. Tusukan Stven Anderson dari sisi kanan harus dihentikan dengan takling keras pemain belakang Rembang. Bola mati yang diambil Iswandi Dai, dikonversi menjadi gol oleh Khusnul Yakin. Sundulan terarahnya menerobos ke pojok kiri gawang dan tak bisa dijangkau kiper PSIR.
Sayangnya, laga seru tersebut diwarnai insiden keluarnya dua kartu merah dari saku wasit. Victor Borgues dan bek PSIR Heru Wibowo harus keluar dari lapangan akibat baku hantam di menit 68.  Dalam jumpa pers usia laga, Pelatih PSIR Hariyanto mengakui keunggulan tuan rumah. "Selamat bagi PSIS. Meraka lebih evektif dalam melakukan serangan," ucapnya singkat.
Sementara Edy Paryono mengaku puas dengan poin penuh yang diperoleh di kandang. Kemenangan ini, katanya, akan menjadi modal melakoni laga selanjutnya. "Tapi lapangan yang becek memang sempat mengganggu permainan kami. Tentang insiden kartu merah, saya malah tak melihat secara langsung proses pelanggarannya. Jadi belum bisa memberikan komentar," tandasnya

Sumber : suaramerdeka

1 komentar:

awan mengatakan...

jual obat http://doktergunawan.com/

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa