Rabu, 23 November 2011

Sejarah Motor Honda CB di Indonesia

Honda salah satu pabrikan motor dunia, memang telah lama masuk kepasaran Indonesia, tercatat semenjak tahun 60-an Honda memang sudah masuk kepasaran local, lewat jalur-jalur importir, (jadi bukan seperti saat ini perakitan, pembuatan, pendistribusian di tangan PT. ASTRA)
Nah salah satu type Honda yang akrab dan familiar di masyarakat kita adalah Honda CB, kenapa popular karena motor ini adalah motor  jenis sport, lengkap dengan kopling, serta motor dengan kategori ini memang sangat berjaya setelah motor inggris seperti BSA sempat menjadi trend setter waktu itu.
Awalnya pada tahun 1971 Honda CB diimpor oleh PT. Federal Motor (Cikal bakal PT. Astra), kemudian lambat laun dirakit di Negara kita, nah sebenarnya tidak hanya Honda cb 100 dan cb 125 yang ada di Negara kita, sebenarnya terdapat juga CB 175 serta CB 200, tapi karena pertimbangan ukuran dan spareparts yang lebih mudah, yang banyak laku dipasaran waktu itu adalah CB 100 diikuti dengan CB 125.    
Untuk cc / mesin diatas seperti CB 175 dan CB 200 lebih laku dikalangan ekspat (orang asing) yang bekerja di Negara kita mengingat postur mereka yang lebih besar dari pada orang kita, tercatat Honda membekukan penjualan Honda CB 60.000 unit pertahun dalam kurun waktu 1971-1981, sehingga bisa dibilang ada sekitaran 600.000-an unit Honda CB yang beredar dipasar Indonesia waktu itu.
Saat ini Honda CB kembali menjadi icon motor retro, setelah vespa, BSA, dan beberapa brand motor lawas lainnya. bagaimana tidak baik dari aliran original CB, Japan Style, bahkan Monster Sport, dan lain-lain mulai bertebaran di jalanan.
Pada hal sekitar tahun 2000 awal motor ini pernah mengalami masa yang sangat surut, dimana waktu itu harganya untuk CB 100 lansiran tahun 70-an harga dibawah 500 ribu rupiah, tapi sekarang jangan Tanya harga, karena sudah pasti rata-rata di atas 2 jutaan (dengan kondisi lengkap dan siap pakai), apalagi kalau masih orisinil harga bisa lebih tinggi lagi.
Sebenarnya masih ada type CB-CB yang lebih besar yang masuk ke Negara kita, tapi kenyataannya CB-CB yang berukuran besar tersebut seperti Honda CB 250, CB 300, CB 750, dan masih banyak type lain, masuk melalui jalur impor pribadi masing-masing para peng-impor, jadi bisa dibilang mereka tidak legend di negeri kita.







Tidak ada komentar:

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa