Kamis, 17 November 2011

Agrowisata Kebun Teh Tambi




Agrowisata Perkebunan Teh Tambi terletak kurang lebih 16 km arah utara kota Wonosobo. Tempat wisata ini dilengkapi dengan kamar-kamar penginapan yang bagus dan komplit. Akan ada pemandu yang membawa berkeliling perkebunan teh, melihat karyawan pemetik teh sedang bekerja dan ke dalam pabrik teh melihat prosesing teh sejak dari daun sampai siap saji.





Dulunya (1885) perkebunan ini merupakan milik Belanda dengan nama Bagelen Thee & Kina Maatschappij yang dikelola oleh NV John Peet berkantor di Jakarta. Setelah Indonesia merdeka, diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia, yang selanjutnya setelah Konferensi Meja Bundar kembali diserahkan kepada pemilik semula. Tahun 1954 perkebunan dijual kepada NV Eks PPN (Pegawai Perkebunan Negara) Sindoro Sumbing. Tahun 1954 NV Eks PPN Sindoro Sumbing bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Wonosobo mendirikan sebuah perusahaan baru bernama NV Tambi dan yang sekarang telah berganti nama menjadi PT Tambi.





Lokasi perkebunan terletak di lereng sebelah barat Gunung Sindoro dan Sumbing di bagian tengah Jawa Tengah. Ketinggian 800 – 2.000 meter di atas permukaan laut dengan tingkat curah hujan 2.500 – 3.500 mm per tahun dan memiliki suhu udara rata-rata minimal 15 º C dengan suhu maksimal 24 º C. PT. Tambi mengelola 3 unit perkebunan yang terletak di Bedakah, Tanjungsari, Desa Tambi dengan luas 829,14 ha yang dilengkapi fasilitas pondok wisata, kolam pemancingan, lapangan tennis, taman bermain, kebun dan parik teh.




Harga Tiket Masuk
Harga paket agrowisata perkebunan tambi sangat murah. Cukup membayar Rp 20.000 per orang sudah bisa menikmati sejuknya jalan-jalan di kebun teh sekaligus menyaksikan proses pembuatan teh di pabrik. Untuk menambah paket makan siang cukup membayar Rp 20.000 lagi. Agrowisata Perkebunan Tambi juga menyediakan paket outbond untuk pengunjung dengan membayar Rp 85.000 per orang, tapi minimal rombongan harus terdiri dari 20 orang.   





Fasilitas:
Bagi pengunjung yang ingin bermalam juga disediakan pondok wisata dengan fasilitas yang cukup memuaskan seperti rumah pondokan, Rumah makan, ruang pertemuan, outbound, dan api unggun.





























Ribuan hektar lahan kebun teh di tambi ini, terdapat banyak jalan-jalan kecil Off Road untuk bersepeda. Cocok untuk liburan keluarga serta para klub Goweser untuk jelajah sepeda MTB di kebun teh ini. Disini juga disediakan Homestay dengan segala fasilitas yang ada, Liburan sekaligus gowes, outbound, kuliner, dll bisa didapatkan di Agrowisata Kebun Teh Tambi ini. 

Tidak ada komentar:

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa