Jumat, 19 Agustus 2011

Gunakan Dana Berlebih, Gelar Juara Bisa Dicopot

PSSI membatasi setiap klub hanya diperbolehkan menghabisi dana sebanyak Rp15 miliar per musim.

Anggota komite eksekutif (Exco) PSSI koordinator kompetisi Sihar Sitorus mengungkapkan, gelar juara kompetisi sepakbola profesional bisa dicopot jika tim yang tampil sebagai kampiun menggunakan dana melebihi Rp15 miliar.



Dalam keterangannya kepada wartawan Sihar mengatakan, PSSI mulai membatasi jumlah pengeluaran klub pada kompetisi 2011/12. Setiap klub hanya dibatasi dengan anggaran Rp15 miliar per musim.


Menurut Sihar, sejumlah sanksi sudah masuk ke dalam pembahasan untuk diterapkan pada musim 2011/12. Selain mencopot gelar juara, klub yang menggunakan dana lebih dari Rp15 miliar juga bisa kehilangan poin.


“Jika ada klub juara, kemudian kami mengetahui mereka melewati dana Rp15 miliar, maka bisa dianulir, karena itu tidak fair,” ungkap Sihar.


“Sanksi lain yang mungkin akan diterapkan adalah pemangkasan poin bila dana yang dipakai lebih dari Rp15 miliar. Mereka juga bisa diwajibkan hanya menurunkan pemain muda pada kompetisi berikutnya.”


Sihar pun meminta klub untuk mengaudit keuangannya agar arus kas bisa terdeteksi. PSSI sendiri akan melakukan audit sebanyak dua kali, yakni pada paruh dan akhir musim. PSSI bakal menggunakan jasa auditor independen untuk mengawasi keuangan klub.

Tidak ada komentar:

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa