Kamis, 07 April 2011

PSIR Rembang

Sejarah PSIR Rembang

  • Persatuan  Sepakbola Indonesia Rembang atau lebih populer  disebut PSIR Rembang adalah sebuah tim sepakbola  yang berkedudukan di  Kota Rembang, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia.  PSIR berdiri sejak tahun 1950 atas prakarsa  para pemain dan pengurus klub-klub yang  ada pada waktu itu antara lain PS  MAESA Tawang Sari Rembang, PS Cahaya Muda  Pandean dan PS Garuda Sumberjo Rembang.  Sampai dengan tahun 1975 prestasi PSIR  Rembang hanya sampai ditingkat karisidenan.
  • Pada  tahun 1975 terbentuklah PS Krida Rembang,  pada tahun 1987 s/d 1989 PS Krida  Rembang 3 X berturut-turut menjadi juara  I tingkat Jateng. Pada tahun 1989 PS  Krida Rembang menjadi juara I kompetisi  PSSI antar klub tingkat nasional yang  diselenggarakan di Jakarta. Seiring dengan  prestasi PS Krida, PSIR mulai bangkit,  seluruh pemain PSIR diambil dari PS Krida.  Semenjak itu PSIR Rembang mulai mengikuti  kompetisi secara rutin sehingga mampu mencapai  divisi utama liga Indonesia sampai musim  kompetisi 2010/2011.
  • Sebuah  catatan penting, sejak PSIR berdiri hingga  sekarang PSIR Rembang telah menyumbang putra-putra  daerah terbaiknya untuk PSSI seperti mantan  kepala perpustakaan Kabupaten Rembang Daniel  Roekito yang sekarang menjadi pelatih bertaraf  nasional dan pernah membawa persik kediri  sebagai juara nasional ISL, wasit nasional  Alil Rinenggo yang merupakan mantan pemain  PS Cahaya Muda Pandean yang pernah memimpin  final ISL, Mantan pemain nasional Hadi  Surento yang sekarang menjadi asisten pelatih  PSIR Rembang.
  • Prestasi  PSIR Rembang :
  1. Tahun 1989/1990  Juara I Divisi II Nasional (promosi ke  Divisi I Perserikatan).
  2. Tahun 1991/1992  Juara IV Divisi I Nasional (promosi Divisi  Utama Perserikatan).
  3. Tahun 1993/1994  Delapan Besar Nasional (Divisi Utama perserikatan)  di Jakarta.
  4. Tahun 2005/2006  Juara Divisi III Nasional ( promosi Divisi II Nasional)
  5. Tahun 2006/2007  Juara Divisi II Nasional (promosi Divisi I Liga Indonesia)
  6. Tahun 2007/2008  Divisi I Liga Indonesia
  7. Tahun 2008-2010  Divisi Utama Liga Indonesia

Tidak ada komentar:

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa