Selasa, 27 Juli 2010

Pelangi.....




Dia datang dalam kesejukkan

Membawa angin segar dihidupku
Muncul bagai bidadari

Saat kubutuh teman yang sangat berarti


Dia teteskan embun pagi kesetiap hati
Dan membawa kita pergi ketempat kehidupan
Yang warna warni
Dia bagaikan pelangi yang menghiasi bumi
Dia bagaikan pelangi setelah mendung pergi
Dia bagaikan pelangi yang membawa kita pergi
Ketempat kehidupan yang warna warni
. . . . Dia pelangi
. . . . Yang warna warni

Tidak ada komentar:

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa