Rabu, 16 November 2011

PSIR Butuh Tambahan Pemain Belakang Dan Penyerang


REMBANG - Direksi dan manajemen PT Bina Putra Allam Persada (BPAP) PSIR Rembang segera mengagendakan sejumlah persiapan, setelah PSSI mengumumkan level 2 kompetisi tahun ini bergulir mulai 10 Desember mendatang.
Direktur Marketing PT BPAP Wahyu Adi Hermawan menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menyusun jadwal pelaksanaan launching pemain yang memperkuat PSIR pada musim kompetisi ini. Sekaligus akan diumumkan struktur organisasi PT BPAP selaku pengelola tim PSIR. Setelah launching tim PSIR, divisi administrasi segera mendaftarkan nama-nama pemain ke PSSI.
Terpisah, pelatih kepala PSIR Amaya menjelaskan Skuad PSIR masih kekurangan pemain pada posisi kiper, bek dan penyerang yang handal. Mengingat kompetisi tinggal satu bulan lagi dan butuh persiapan matang, maka jajaran pelatih menghendaki tambahan pemain dipenuhi secepatnya, karena perlu waktu untuk beradaptasi dengan pemain lama, utamanya guna menyiapkan kerja sama tim di lapangan.
Semetara itu Direktur Adiminstrasi PT BPAP Charis Kurniawan menyebutkan, pihaknya telah mengikat kontrak 19 pemain yang memperkuat PSIR, dengan nilai variabel sesuai hasil nego. Semua pemain termasuk generasi muda lokal Rembang yang direkrut, setiap bulan menerima gaji sesuai dengan nilai kontrak.
Saat dimintai tanggapan atas permintaan pelatih Amaya yang masih butuh 3 pemain lagi, Charis menyatakan sedang mempertimbangkan, karena manajemen masih membuka lowongan. Namun kemungkinan akan menambah untuk posisi kiper dan striker, pasalnya barisan tengah PSIR kelebihan pemain sehingga gelandang bertahan bisa ditarik ke belakang ditempatkan sebagai stoper.
Sumber : Rembangkab

Selasa, 15 November 2011

60 macam manfaat bersepeda

Ada banyak alasan menarik  untuk bersepeda, baik untuk sepedaan ke kantor, sepedaan untuk rekreasi, maupun membentuk budaya untuk bersepeda.
Dibawah ini dipaparkan 60 manfaat bersepeda.
Semoga dengan membaca manfaat ini kita dapat lebih memotivasi diri sendiri dan orang lain. 
1. Penggunaan sepeda bebas dari emisi karbon. Ini Penting banget lho!
2. Anda akan menjadi pemimpin dalam komunitas Anda, dengan mengajak teman2 untuk bergowes ria.
3. Sepeda meningkatkan mobilitas bagi mereka yang tidak memiliki akses ke transportasi umum.
4. Sepeda meningkatkan mobilitas bagi mereka yang tidak memenuhi syarat untuk mengendarai kendaraan bermotor.
5. Sepeda meningkatkan mobilitas bagi mereka yang tidak mampu menggunakan transportasi umum.
6. Sepeda meningkatkan mobilitas bagi mereka yang tidak ingin mengemudi kendaraan bermotor.
7. Bersepeda lebih cepat daripada jalan kaki, naik bus atau berkendaraan bermotor. Apalagi kalau di Jakarta nih.
8. Bersepeda adalah bentuk transportasi dengan penggunaan energi yang paling efisien dari alat2 transportasi yang pernah diciptakan.
9. Anda akan mendapatkan kegiatan yang sehat dengan bersepeda.
10. Kita jadi banyak menghemat uang transportasi dengan bersepeda.
11. Bersepeda dapat mengurangi stress.
12. Bersepeda adalah terapi untuk pikiran dan jiwa – kegiatan menyenangkan dan dapat membuat Anda bahagia.
13. Bersepeda adalah terapi untuk sistem kardio-vaskular, hidup jadi lebih sehat.
14. Bersepeda secara rutin dapat membuat otot yang lebih baik, peningkatan massa pada tulang, dan kulit lebih cerah.
15. Bersepeda secara teratur dapat mengurangi berat badan Anda.tentunya juga dengan  menjaga kebiasaan makan yang sehat.
16. Bersepeda merupakan kegiatan awal yang bagus bagi orang yang mengalami obesitas dan membantu mereka dalam perjalanan mereka untuk hidup yang lebih sehat.
17. Bersepeda secara teratur dapat menghemat biaya perawatan kesehatan.
18. Membuat pengendara untuk menghargai lebih banyak nuansa lingkungan alam dan bangunan2 di sekitar mereka.
19. Perjalanan Anda akan menjadi bagian terbaik dari hari Anda, bukan bagian terburuk dari hari Anda.
20. Latihan meningkatkan produktivitas Anda di tempat kerja.
21. Bersepeda dapat meningkatkan harga diri Anda.
22. Siswa sekolah dasar akan menganggap anda keren, cool atau apapun istilahnya, saat ini. Dan pada saatnya nanti, bahkan orang yang lebih tua mungkin datang untuk menghargai kepemimpinan Anda.
23. Simpan uang anda untuk pergi ke klub kesehatan, Anda bisa mendapatkan latihan kebugaran dengan bersepeda untuk bekerja, sekolah, belanja, dll.
24. Bersepeda merupakan kegiatan sepanjang hidup.
25. Bersepeda adalah kegiatan yang sangat bagus buat keluarga dan teman-teman.
26. Bersepeda memiliki dampak yang rendah pada tubuh.
27. Bersepeda juga memiliki dampak yang rendah pada lingkungan.
28. Bersepeda di lingkungan Anda adalah cara terbaik untuk bertemu tetangga Anda dan membangun masyarakat.
29. Persahabatan dari pesepeda membuatnya gampang bergaul dengan orang lain yang memiliki minat sama.
30. Bersepeda dapat mengabaikan laporan lalu lintas jalan raya yang muacet.
31. Rasakan kepuasan ( kebebasan) dari bersepeda melewati kemacetan lalu lintas.
32. Dapat memprediksi waktu perjalanan anda.
33. Mudah diparkir.
34. Murah dalam parkir.
35. Meninggalkan mobil Anda di rumah memberikan ruang parkir untuk seseorang yang kurang beruntung.
36. Jika Anda malas jalan kaki, sepeda Anda dapat menyediakan transportasi untuk door to door.
37. Mengurangi permintaan pembuatan jalan baru dan permintaan pengaspalan atau pembetonan bumi ini.
38. Mengurangi permintaan lahan parkir.
39. Mengurangi konsumsi energi (lihat di bawah).
40. Mengurangi polusi udara.
41. Mengurangi emisi gas efek  rumah kaca.
42. Mengurangi polusi air – sepeda tidak meneteskan cairan rem, anti-freeze, cairan transmisi, debu beracun, dll.
43. Mengurangi polusi suara – menciptakan komunitas lebih tenang.
44. Mengurangi road wear – bahkan jika pengendara merasa seperti memiliki beban yang berat di pundak mereka.
45. Mengurangi deforestasi untuk penanaman karet dan tanaman perkebunan bio-fuel, karena sepeda menggunakan sangat sedikit karet dan bahan bakar / pelumas.
46. Mengurangi kejahatan – sejumlah besar kejahatan terkait dengan akses ke kendaraan bermotor.
47. Mengurangi hewan yang terbunuh karena tertabrak kendaraan.
48. Menunjukkan perhatian untuk masa depan – walk ( ride ) your talk.
49. Mencegah tabrak lari atau pembunuhan dengan kendaraan bermotor.
50. Sepeda ukurannya kecil sehingga mengurangi kemacetan.
51. Mudah untuk mencari variasi rute Anda dengan sepeda.
52. Menggunakan sepeda akan meningkatan fasilitas sepeda yang nanti menghasilkan peningkatan nilai properti.
53. Bersepeda memberi Anda lebih banyak udara segar daripada sauna dan Anda masih dapat berkeringat untuk membersihkan pori-pori kulit Anda.
54. Bersepeda merupakan mode  yang memberikan perasaan puas.
55. Bersepeda membuat Anda rendah hati.
56. Bersepeda dapat dinikmati di berbagai topografi.
57. Bersepeda dapat dinikmati di berbagai iklim.
58. Sepeda adalah cara yang bagus untuk melihat dunia.
59. Biking is cool bro.
60. Last, biking is Fun.

Senin, 14 November 2011

Otot Yang Bekerja Saat Bersepeda

Mengayuh Sepeda, baik sepeda stasioner atau sepeda biasa, adalah bagian dari latihan kardiovaskular yang efektif. Selain ‘melatih’ jantung, paru-paru dan sistem peredaran darah, menyebabkan ‘pergerakan aktif’ dari sebagian besar pada banyak otot tubuh Anda.


Bersepeda dengan cara Sprint dinyatakan memiliki pengaruh lebih besar dalam membangun otot tubuh, dibandingkan dengan bersepeda endurance. Terlepas dari jenis bersepeda (sprint atau endurance) anda lakukan, otot-otot yang bekerja saat Anda mengayuh pedal sepeda adalah sama.

Otot Otot-otot pinggul
Otot-otot di bagian belakang pinggul Anda, khususnya Anda atau otot gluteus maximus pantat, pinggul memperpanjang ke drive kaki Anda ke bawah. Paha belakang, terdiri dari bisep femoris, semimembranosus dan semitendinosis dan terletak di bagian belakang paha Anda juga berkontribusi terhadap perluasan pinggul Anda.


Paha belakang juga bekerja untuk menarik pedal ke belakang di bagian bawah downstroke sementara illiopsoas atau otot fleksor pinggul tarik kaki Anda kembali. Otot-otot paha bagian dalam dan luar, masing-masing, bekerja untuk menjaga pinggul Anda selaras dan mencegah lutut Anda dari bergulir dalam atau di luar pedal.


Otot-otot Lutut
Otot-otot sekitar lutut Anda cenderung menjadi bagian yang Anda rasa paling bekerja ketika Anda naik sepeda. Paha depan, rektus femoris terdiri dari, vastus midialis, vastus lateralis dan vastus intermedius, kontraksi kuat lutut Anda saat Anda mendorong ke bawah pedal. Paha belakang, yang lintas baik pinggul dan sendi lutut, mengambil alih dari paha depan Anda untuk menyelesaikan balik kayuhan Anda.

Otot-otot Pergelangan Kaki
Pergelangan kaki Anda memainkan bagian penting dalam menularkan gaya yang dihasilkan oleh yang otot-otot kaki bagian atas Anda ke pedal sepeda. Otot-otot gastrocnemius dan soleus betis Anda berperan menunjang pergelangan kaki yang kaku selama turun stroke yang sementara tibialis anterior otot atau tulang kering memegang pergelangan kaki Anda di tempat selama sampai stroke. Otot-otot ini juga aktif melenturkan selama aksi mengayuh dan membuat kontribusi yang kecil tapi penting untuk jumlah total kekuatan yang Anda dapat hasilkan saat bersepeda.

Otot-otot Lain
Meskipun bersepeda didominasi menggunakan otot-otot tubuh bagian bawah, ada beberapa otot tubuh bagian atas yang juga terlibat dalam ketika bersepeda. Otot punggung bawah–secara kolektif disebut spinae –bekerja bersama dengan abdominus rektus lateral atau abs, terus tulang belakang Anda. Otot yang luas di atas Anda kembali, latissimus dorsi, bekerja dengan bisep Anda dan trisep in arms Anda membantu

Anda menghasilkan lebih banyak kekuatan ketika Anda naik sepeda berdiri, seperti ketika naik bukit atau berlari. Meskipun otot bagian atas tidak bekerja sekeras kaki Anda ketika Anda naik sepeda, tetap saja peran mereka penting menunjang Tubuh Anda sehat dan kuat secara keseluruhan.

Tips Setup Suspensi Menghadapi Tanjakan

Bagi cyclist baik penggemar on-road maupun off-road menghadapi trek menanjak/tanjakan memberikan tantangan sekaligus kenikmatan tersendiri ketika mampu menaklukannya. Berikut ulasan TEKNIK MENGHADAPI TANJAKAN, khususnya terkati dengan setting suspensi.
Penyesuaian setingan suspensi sepeda bagi cyclist Ketika menghadapi tanjakan disarankan untuk mengunci (lock) suspensi depan anda agar tidak bekerja naik – turun. Ini dengan tujuan ketika menanjak dan Sobat berdiri diatas sadel untuk melakukan kayuhan pedal yang kuat, energi dan tenaga anda tidak terbuang percuma karena suspensi depan yang naik turun.
Suspensi yang static membuat energi ketika kita mengayuh sepeda dengan berdiri benar-benar tersalurkan secara menyeluruh pada crank.
Sementara TEKNIK MENGHADAPI TANJAKAN bagi pesepeda MTB yang tidak mempunyai sistem lock, sebaiknya rider tidak dalam posisi berdiri ketika mengayuh pada tanjakan. Lain halnya untuk on-road cyclist, penyesuaian suspensi tidak perlu karena fork depan sepeda balap sudah static (fork rigid).

Jumat, 28 Oktober 2011

Roda Petualang Di Tinjomoyo-Semarang

Berawal dari Facebook saya berkenalan dengan pak Ary Djatikusuma di Grup Indonesian Goweser Community (IGC), Beliau yang tinggal di Balikpapan ingin gowes menyusuri Daerah seputar Semarang. Di wall Indonesian Goweser Community (IGC) beliau menulis dan share tentang track Kalibening-Semarang dan menawarkan 1 rekan yang ingin menggowes bersama beliau, saya mencoba menawarkan diri bergabung bersama beliau. Dan kami pun saling Contact untuk rencana Gowes tanggal 22-23 Oktober 2011. Pada tanggal 16 Oktober beliau sudah tiba di Semarang, Minggu sore beliau mengajak untuk sekedar gowes perkenalan meninau Track Tinjomoyo. Saya yang bertempat tinggal di Sampangan-Semarang bergegas menuju start di Gombel untuk menemui Pak Ary, 3 orang sudah berkumpul Saya, Pak Ary, dan Mas Faozi. Perjalanan kami mulai dari Gang Gotong Royong menuju Kampung Tinjomoyo. sebelumnya kami belum pernah menjelajahi track ini, hanya dengan bantuan GPS milik pak Ary kami menemukan jalan-jalan off road. Jalan kecil pejalan kaki dan bersemak-semak kami terabas, bahkan banyak bebatuan yang menyulitkan kami menggenjot pedal.











Sambil melihat GPS untuk panduan arah jalan, kami membelah semak-semak yang memang sepertinya belum pernah terjamah kendaraan yang melewati jalan ini. Jalan yang nanjak ditambah bebatuan terjal menyulitkan kami untuk mencapai track, sesekali kami berhenti untuk menuntun sepeda jika memang tidak memungkinkan untuk di gowes.









Sedikit demi sedikit track kami jelajahi, kami menemukan Track yang lumayan bagus, Track ini adalah Track Motor Trail terlihat dari bekas tanah jejak ban sepeda motor trail. Sesekali kami berpapasan dengan para Penjelajah Motor Trail, Jalan yang cukup sulit bagi kami. Ternyata masih banyak bebatuan di track ini, sembari beristirahat karna berpapasan dengan pengendara Trail, kami melihat ada buah pepaya yang sudah menguning di kebun. Tak menunggu lama kami pun mengambilnya untuk sekedar menambah tenaga.








Sambil melanjutkan perjalanan ke arah kampung Banaran-Gunungpati kami berpose mengambil view pemandangan yang bagus.







Masuk Kampung Banaran dan melihat arah GPS melanjutkan perjalanan turun kebawah ke arah Jalan Raya Sekaran-Sampangan, Sampai di turunan Trangkil kami belok ke kanan masuk ke belakang perumahan. Sambil melihat GPS untuk menemukan jalan kecil off road, akhirnya kami menemukan jalan kecil yang bersemak belukar tetapi kali ini agak ringan. Jalan yang terus menurun ini kami lalui, tetapi kami juga harus waspada karena masih banyak bebatuan dan pepohonan yang menghadang lagi pula terlau curam untuk kami lewati, Selang waktu sebentar terdengar suara bunyi adzan Maghrib berkumandang perjalanan kami teruskan sedikit lagi. Sesampai di bawah kami menemukan aliran sungai, untung saja ada penduduk yang sudah menyiapkan jembatan penyeberangan sederhana terbuat dari kayu, kami pun menyeberanginya sembari berfoto untuk dokumentasi. perjalanan sore ini sungguh bermakna total perjalanan mencapai 7 Km.


















Dan berikut saya lampirkan gambaran track dari GPS www.everytrail.com : Track Tinjomoyo-Semarang

Roda Petualang Di Gunung Merapi Bersama BSC Cycling Club Semarang

Tour bulanan BSC Cycling Club kali ini diadakan di Gunung Merapi-Sleman, Yogyakarta. Tanggal 24-25 September 2011, Sore hari Sabtu rencana berangkat dari Semarang ke Sleman. Seperti biasa sebelum berangkat kami harus mem-packing dulu sepeda kami di truk, karena banyaknya minat dari anggota BSC Cycling Club yang berjumlah kurang lebih 30 Orang serta ada tambahan lagi dari anggota klub lain yang turut serta. Antara lain klub KOMPAK, BBC, Ngaliyan cycling Club dll. Banyaknya sepeda yang harus di angkut ke dalam truk sehingga kami harus menyusun sepeda lebih awal agar supaya tepat waktu. Sepeda kami susun 2 sap tingkat truk, dengan konstruksi yang sederhana hasil kerja bakti. Pukul 17.30 WIB penyusunan sepeda sudah selesai dan rombongan kami pun siap berangkat beriringan. Total Armada 2 Truk, 3 pick up, dan 2 mobil pribadi berangkat dari Semarang menuju Sleman. 


Pukul 22.00 WIB rombongan kami pun sampai di rumah persinggahan istirahat kami, jamuan makan malam pun sudah siap menanti, selesai bersantap ria satu persatu sepeda diturunkan dan di stel ulang agar keesokan harinya sudah siap untuk di Gowes menuju puncak Merapi. Pagi ini udara yang sejuk & dingin di pedesaan menyambut bangun tidur kami. Selesai bersiap-siap untuk aktifitas, Seluruh anggota berkumpul dihalaman untuk brieving dan doa bersama agar kegiatan gowes hari ini berjalan dengan lancar.



Tak sabar menanti untuk langsung menaklukkan medan, kami pun berangkat beriringan. Track pertama pun sudah disambut dengan tanjakan yang terus menerus hampir tidak ada turunan sedikit pun. Rute sepanjang 12 Km dibagi 3 pos istirahat, Saya pun berhenti sejenak di pos 2 setelah pos 1 terlalu pendek untuk istirahat. Pos 2 yang terletak di Jembatan Kali Adem ini cukup bagus pemandangannya untuk sekedar berfoto ria mengabadikan moment. Jembatan yang menjadi jalur banjir lahar dingin ini terlihat hampir ambles tergerus banjir. Dan banyak kegiatan pengerukan pasir di tempat ini.




Selesai berfoto dan istirahat sejenak untuk sekedar meneguk air minum, perjalan kami lanjutkan lagi dengan track yang menanjak lagi, semua track sudah berjalan aspal Hot Mix. Di perjalanan kami bertemu dengan goweser sleman yang kebetulan juga melakukan kegiatan gowes rutin. Sampailah rombongan gowes kami di gerbang Volcano Tour Merapi untuk membereskan administrasi karcis masuk lokasi, tak lupa kami pun berpose di depan gerbang. 

Jalan terus menanjak ke arah rumah Mbah Marijan, sesampai di Desa Kinahrejo kami disuguhkan pemandangan yang alami bekas letusan gunung merapi, pohon-pohon yang tumbang, tebing-tebing serta jurang aliran lava Merapi. Masih asli dan sengaja tidak dirubah untuk museum keganasan letusan Gunung Merapi.



Ternyata banyak wisatawan yang berkunjung kemari, berbondong-bondong bus, mobil pribadi, motor terpakir. Namun mereka harus berjalan 500 m untuk sampai ke rumah Mbah Marijan, bagi mereka yang ingin lebih cepat sampai bisa mengojek motor. Banyak juga penduduk setempat yang berjualan disini, dari cinderamata, warung makan, samapai persewaan Motor trail. 





Sungguh indah pemandangan Merapi, dirumah Mbah Marijan di bangun Monumen korban merapi, wartawan VIVA News dan sukarelawan lain yang dulu meninggal saat evakuasi di Merapi. sejenak beristirahat sambil berfoto dan berbelanja cinderamata untuk oleh-oleh. hari pun mulai siang rombongan segera turun ke Base Camp persinggahan. Kali ini tak perlu tenaga untuk menggenjot pedal, Jalanan turun terus sampai ke base Camp. Puas rasanya bisa menggowes di Merapi.

Kamis, 29 September 2011

Roda Petualang Di Waduk Panohan

Hari ini rasa penasaran saya terobati, Selama ini hanya dengar dari mulut ke mulut tentang Waduk panohan ini. Minggu pagi saya bergegas bersepeda menuju Lokasi waduk Panohan yang Kira-kira berjarak 20 km dari rumah saya, Jika pulang-pergi bisa mencapai 40 km saya bersepeda. Semangat pagi ini memberi motivasi bersepeda sendirian. Semula saya belum tahu jalur menuju lokasi ini, sampai bertanya ke beberapa orang penduduk setempat yang lebih tahu. Indahnya alam pedesaan dan kicauan burung-burung liar mengiri saya untuk terus menggenjot pedal sepeda, akses jalan menuju lokasi pun sudah beraspal Hot Mix. Setengah perjalanan saya mampir ke warung untuk sekedar membeli sebotol minum untuk bekal melanjukan perjalan. Sambil bertanya kepada pemilik warung arah jalan menuju lokasi Waduk Panohan saya minum air kemasan tersebut. Dan sesampainya di pintu masuk lokasi, saya dikejutkan dengan pemandangan yang masih perawan ini, sungguh luar biasa. Ternyata Kabupaten dimana saya tinggal memiliki keindahan dan kekayaan alam hayati yang sungguh diluar dugaan saya. 

Informasi

Dalam rangka memenuhi kebutuhan air irigasi untuk daerah persawahan di sekitar kecamatan Gunem dan Panohan serta serta untuk memenuhi kebutuhan air minum penduduk di sekitar daerah tersebut, maka pemerintah daerah Kabupaten Rembang memandang perlu untuk membangun Bendungan Panohan.

Desa Panohan sekarang mempunyai wahana wisata baru berupa waduk ukuran sedang yang pembangunannya dibiayai dari dana APBN. Maksud utama dari dibangunnya waduk ini yaitu untuk sarana irigasi yang mengairi desa-desa di sekitarnya. Dengan hadirnya waduk ini diharapkan selain meningkatkan sistem pertanian desa juga mampu memperkenalkan resort PANOHAN ke daerah luar.
Sebenarnya masih perlu pembenahan-pembenahan lagi agar dapat menjadi sarana obyek wisata yang mampu bersaing dengan daerah lain. Ada beberapa sarana pendukung yang belum ada seperti taman di sekitar waduk, perahu wisata air dan kantin. Apabila semuanya itu bisa dilengkapi maka waduk PANOHAN ini tidak akan kalah dengan obyek-obyek wisata daerah lain. Namun demikian saat ini waduk PANOHAN sudah cukup banyak dikunjungi wisatawan lokal yang ingin menikmati wisata alam yang murah meriah. Untuk masuk lokasi hanya dipungut biaya masuk per jenis kendaraan (bukan per orang). Untuk sepeda motor Rp. 1.000,- sedangkan mobil cukup membayar Rp. 2.000,- saja. Dananya dikelola oleh karang taruna yang kemudian disetor ke kas desa. Kawasan waduk menjadi lebih ramai ketika sore hari, kebanyakan yang datang adalah anak-anak muda.
Apabila kita naik sedikit dari lokasi waduk maka akan kita jumpai gua Lamping (Lamping Cave). Apabila kita turun kebawah menyusuri aliran sungai maka kita akan jumpai danau alam (kedung) bernama kedung Guling atau biasa disingkat dung Guling yang tak kalah menariknya. 

Informasi Infrastruktur

Propinsi
:
Jawa Tengah 
Sektor
:
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air 
Tahun Mulai
:
 
Tahun Selesai
:
 
Tipe
:
Urugan Batu Inti Kedap Air 
Tinggi Diatas Dasar Sungai
:
17 m
Tinggi Diatas Galian
:
 
Panjang Puncak
:
150 m
Lebar Puncak
:
7 m
Volume Tubuh Bendungan
:
 
Biaya
:
Rp. 22.310.000.000,00 
Konsultan
:
 
Kontraktor
:
 
Manfaat
:
 
Lokasi
:
Desa Panohan Kec. Gunem Rembang 

Berikut ini adalah hasil foto-foto hasil survey saya ke Waduk Panohan ini :

Foto : Pitu Masuk menuju waduk Panohan

Foto : Papan informasi Proyek Lanjutan Pembangunan

Foto : Jembatan Pertama masuk waduk 

Foto : Pintu pembuangan air





Foto : Tulisan Informasi Nama waduk



Foto : Debit air surut di musim kemarau panjang



Foto : berkurangnya debit air di musim kemarau

Foto : Papan Informasi peringatan bahaya Waduk









Foto : Rumah Dinas Penjaga waduk

Betapa indah waduk yang baru selesai pemnagunannya ini, menurut saya ini adalah potensi besar untuk Kabupaten Rembang. Selain fungsi waduk untuk pengairan, irigasi, atau untuk menyuplai PDAM Rembang, waduk ini berpotensi untuk wisata alam jika dilihat dari letak geografisnya. Pemandangan alam yang masih perawan menjadi pusat daya tarik wisata alam. Semoga untuk ke depannya Pemda setempat mampu mengeksplor Sumber Daya Alam ini untuk menambah pendapatan daerah setempat. Dan tentu membutuhkan Anggaran yang besar juga untuk mengelolanya. 
Powered By Blogger

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa