Tampilkan postingan dengan label PSIR Rembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSIR Rembang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Januari 2012


Rembang-Skuad PSIR Rembang jumat sore besok saat menjamu Persik Kediri dalam partai kandang, di Stadion Krida dihinggapi problem lantaran absennya Heru Wibowo karena menjalani hukuman kartu merah, ketika melawan PSIS pada pertandingan sebelumnya.
Manajer PSIR Siswanto menyampaikan, langkah ini perlu disikapi secara cermat oleh tim pelatih, sebab Heru wibowo selama ini memperkuat barisan belakang skuad PSIR. Untuk itu lanjut Siswanto, manajemen berpesan kepada tim pelatih supaya memperkut barisan belakang PSIR, agar tidak menjadi bulan-bulanan penyerang tim lawan. Bila perlu harus mempersiapkan strategi pertahanan gerendel sembari menerapkan serangan balik cepat untuk mengacaukan konsentrasi tim lawan.
Ditambahkan, apapun kondisi dan keadaan skuad PSIR, manajemen sudah menetapkan meraih angka penuh dalam semua partai kandang. Sehingga Haryanto selaku ketua pelatih harus tepat memilih strategi dan pola yang akan dimainkan agar anak asuhnya menang atas Persik Kediri.
Sementara itu Haryanto pelatih kepala PSIR menyebutkan, akan menugaskan Agung menggantikan Heru saat bertemu Persik Kediri, besok sore. Pemain tersebut memiliki kemampuan setimpal untuk menempati posisi yang ditinggalkan sementara oleh Heru yang menjalani hukuman larangan bermain.
Haryanto menyebutkan, selain persiapan fisik dan strategi, tim pelatih juga membangkitkan semangat pemain supaya melupakan kekalahan dalam pertandingan sebelumnya, baik saat melawan Persipasi Bekasi dan PSIS Semarang. Pemain harus konsentrasi penuh untuk pertandingan besok sore saat menjamu Persik Kediri, demi mencapai target meraih angka penuh seperti yang ditargetkan manajemen tim. 
Sumber : cbfmrembang

Senin, 16 Januari 2012

PSIS Bungkam PSIR di Jatidiri


SEMARANG - PSIS sukses meraih poin penuh pada lagaderby Jateng Divisi Utama Liga Prima Indonesia (LPI) di Stadion Jatidiri Semarang (14/1). Anak-anak Edy Paryono berhasil menumbangkan PSIR Rembang tiga gol tanpa balas.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan tim kebanggaan Kota Semarang untuk kembali memipin klasemen sementara. Dony Siregar cs mengemas pion enam, dengan dua kali kemangan serta satu kali seri. Di bawahnya menguntit PSS (Sleman) dengan poin lima.
Bermain di bawah guyuran hujan, sejak menit pertama PSIS bermain dengan pola menyerang.
Duet striker Engkus Kuswara dan Victor Barque beberapa kali merepotkan pertahanan tim Dampo Awang yang dikomandani Deny Tarkas. Pemain PSIS asal Korea, Han Ji Ho membuka pundi-pundi gol timnya. Dia sukses menceploskan bola, memanfaatkan kemelut di depan gawang Nanda Pradana.
10 menit berselang, striker muda Engkus Kuswara menambah keunggulan PSIS. Dengan sigap dia berhasil mencetak gol setelah kiper PSIR tak sempurna menghalau tendangan keras Steven Anderson dari luar kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSIR sebenarnya bisa keluar dari tekanan. Aksi gelandang serang Cristian Leng Lolo kerap mengancam gawang I Komang Putra. Hanya saja, lemahnya finishing touch anak asuh Hariyanto membuat banyak peluang mudah dihalau pemain belakang PSIS.
Keasyikan menyerang, PSIR malah kecolongan di menit 55. Tusukan Stven Anderson dari sisi kanan harus dihentikan dengan takling keras pemain belakang Rembang. Bola mati yang diambil Iswandi Dai, dikonversi menjadi gol oleh Khusnul Yakin. Sundulan terarahnya menerobos ke pojok kiri gawang dan tak bisa dijangkau kiper PSIR.
Sayangnya, laga seru tersebut diwarnai insiden keluarnya dua kartu merah dari saku wasit. Victor Borgues dan bek PSIR Heru Wibowo harus keluar dari lapangan akibat baku hantam di menit 68.  Dalam jumpa pers usia laga, Pelatih PSIR Hariyanto mengakui keunggulan tuan rumah. "Selamat bagi PSIS. Meraka lebih evektif dalam melakukan serangan," ucapnya singkat.
Sementara Edy Paryono mengaku puas dengan poin penuh yang diperoleh di kandang. Kemenangan ini, katanya, akan menjadi modal melakoni laga selanjutnya. "Tapi lapangan yang becek memang sempat mengganggu permainan kami. Tentang insiden kartu merah, saya malah tak melihat secara langsung proses pelanggarannya. Jadi belum bisa memberikan komentar," tandasnya

Sumber : suaramerdeka

Rabu, 11 Januari 2012

Hadapi PSIR, PSIS Berpeluang Diperkuat Steven Anderson


Bola.net - Gelandang PSIS Steven Anderson berpeluang dimainkan saat timnya menjamu PSIR Rembang pada laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama PSSI di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (14/1).

"Memang kondisinya terutama fisik sudah pulih, sudah ada perkembangan baik. Tetapi soal diturunkan atau tidak, kami menunggu kondisi terakhir sebelum pertandingan," kata Pelatih PSIS Edy Paryono.

Steven tidak dimainkan saat tim Mahesa Jenar memainkan pertandingan tandang melawan PSS Sleman, Jumat (06/1), karena fisiknya kurang mendukung akibat libur yang cukup lama.

Steven sendiri mengaku saat ini kondisinya siap tampil menghadapi PSIR Rembang mendatang. "Saya siap tampil all out pada pertandingan mendatang," katanya.

Menurut dia, sebagai pemain dirinya siap dimainkan dan kondisi sekarang ini juga sudah bagus, apalagi melawan PSIR sedikit banyak dirinya sudah tahu karakter bermain mereka.

Sementara itu menjelang lawan PSIR Rembang, pemain muda PSIS Azmi Aswibu pada latihan ini tampak mengalami cedera lutut, padahal sebelumnya pada dua laga terakhir pemain ini selalu menjadi pemain penting di lini belakang PSIS.

"Saya pikir cideranya tidak terlalu parah, hanya tadi sedikit merasa tidak enak dengan lututnya makanya yang bersangkutan langsung berhenti latihan," katanya.

Saat ini Donny Siregar dan kawan-kawan sudah mengumpulkan nilai empat dari dua pertandingan yang dijalaninya.

Pada pertandingan perdana, PSIS menang atas Persik Kediri dengan skor 3-0 kemudian pada laga kedua hanya bermain imbang melawan tuan rumah PSS Sleman 0-0. 

Sumber : BolaNet

Persipasi Sikat PSIR Rembang 2-0

Bekasi – Langkah Persipasi dalam kompetisi Divisi Utama 2011-2012 mulai berjalan mulus. Setelah sebelumnya ditekuk PSS Sleman 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 17 Desember 2011 lalu, kini Persipasi berhasil membalas dengan kemenangan di kandangnya sendiri. Dalam pertandingan di Stadion Tambun, Bekasi, Persipasi berhasil menghajar tamunya, PSIR Rembang dengan skor telak 2-0. Dua gol yang dicetak Persipasi Bekasi diciptakan oleh Stpehen Nagbe Mennoh di menit 45 dan Mansyur di menit 78.

Pertandingan Persikasi vs PSIR Rembang sempat ditunda sekitar 15 menit sebelum babak pertama dimulai. Pasalnya, hujan lebat yang mengguyur sekitar stadion membuat lapangan becek dan tergenang. Akhirnya, Wasit Apriadi memutuskan pertandingan dimulai setelah hujan reda.

“Kami merasa bersyukur bisa menang di kandang sendiri,” ungkap Manajer Persipasi Odik Sodikin. Apalagi, ini merupakan laga kandang perdana tuan rumah. Sekitar 2.300 pendukung Persipasi datang ke stadion untuk memberikan dukungannya secara langsung. Menurutnya, timnya bermain sportif selama pertandingan. Hal yang sama juga dipertunjukkan oleh tim tamu. Dengan raihan poin 3 ini, timnya bisa mendapatkan modal untuk laga selanjutnya. 

Kamis, 05 Januari 2012

PSIR Ditarget Raih Angka


Rembang-Setelah diliburkan untuk refreshing merayakan pergantian tahun, mulai kemarin skuad PSIR kembali menjalani latihan secara intensif. Tanggal 7 Januari mendatang akan bertemu musuh cukup tangguh Persipasi Bekasi, sehingga butuh persiapan maksimal.
Usai memberikan program latihan di Stadion Krida, pelatih kepala PSIR Haryanto mengatakan, perlu kesiapan maksimal untuk bertamu ke kubu Persipasi. Pasalnya manajer menarget anak asuhnya harus bisa meraih poin, dan minimalharus mampu menahan seri.
Menurut Haryanto, semua lini harus solid dan kompak dalam kerja sama tim. Pemain dibiasakan bermain bola pendek dan cepat sesuai strategi yang disiapkan. Harus aktif bergerak, komunikatif dan jangan sampai salah umpan.
Ditambahkan, untuk lini belakang dan depan sangat oke, sehingga barisan tengah lebih fokus disiapkan. Karena rata-rata diisi pemain muda dan minim jam terbang, sehingga butuh penanganan ekstra agar tim tidak timpang. Dari segi keuntungannya karena mereka masih muda tentu memiliki stamina lebih untuk bermain waktu normal. Tinggal meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan dalam net working. 
Terpisah Direktur Administrasi PT BPAP Charis Kurniawan menjelaskan pihaknya telah menerima perubahan jadwal pertandingan, pasca mundurnya Barito Putra FC, Persiku Kudus dan Persip Pekalongan dari grup 2 divisi utama yang dikelola LPIS.
Tiga tim keluar, namun ada satu tim masuk yakni Persis Solo, sehingga total pertandingan yang dijalani PSIR pada putaran pertama dan dua, sebanyak sembilan kali. Perubahan jadwal tidak membuat kami resah. Hanya sedikit mengubah skenario yang sudah disiapkan karena PSIR lebih banyak bermain tandang di putaran pertama. 
Ditambahkan, tim dan ofisial PSIR akan berangkat keJakarta pada hari ini tanggal 5 Januari, karena untuk sementara Persipasi menggunakan Stadion Lebak Bulus sebagai tempat pertandingan. Menurut informasi yang diterima, stadion home base Persipasi sedang direhab dan belum selesai.

Sumber : cbfmrembang

Senin, 26 Desember 2011

Jajaran Pelatih Benahi Skuad PSIR


Rembang-Tim pelatih PSIR mempunyai tugas berat dalam mempersiapkan anak asuhnya menghadapi pertandingan berikutnya. Barisan tengah yang kurang solid karena cideranya Mugiarso dan Tadis Suryanto harus segera diantisipasi guna menghadapi pertandingan tandang melawan tuan rumah Persipasi Bekasi, tanggal 7 Januari mendatang.
Walau berhasil menang 1-0 saat menjamu Persepar Palangkaraya di laga perdana Sabtu kemarin di Stadion Krida Rembang melalui gol Cristian Lenglolo di menit 75, jajaran pelatih PSIR masih kurang puas dengan eksistensi barisan gelandang tim yang diasuhnya. Untuk itu jeda waktu yang ada sekira 3 minggu difokuskan untuk meningkatkan performa barisan tengah dan merombak pola yang diajarkan pelatih Amaya.
Saat ditemui, pelatih kepala PSIR Haryanto menerangkan, dalam sesi latihan pagi dan sore anak asuhnya mulai meninggalkan pola lama 3-5-2, memainkan skema 4-3-1-2. Perubahan mendasar dari pola baru yang diterapkan yaitu dua pemain diplot sebagai wing back kiri dan menempatkan seorang second striker.
Selain itu lanjut Haryanto, tim pelatih juga terus memadukan lini tengah secara acak, supaya ketika siapapun diturunkan di barisan gelandang dapat saling bekerja sama. Demikian pula di barisan depan yang diisi 4 pemain, William Moreno, Lubis Sukur, M Husen dan Koko Hartanto, mereka terus diacak agar bisa saling memahami karakter maing-masing, khususnya dalam passing di kotak penalti dan bisa mencipta gol.
Saat disinggung upaya manajemen meningkatkan performa barisan tengah apakah akan merekrut pemain baru, Haryanto menjawab hal tesebut baru diwacanakan dan pihak manajemen juga sudah mnginstruksikan bahwa yang lebih urgen dilakukan jajaran pelatih yakni meningkatkan performa gelandang yang ada sekarang. Pasalnya mereka adalah pemain muda yang jelas memiliki stamina lebih tinggi, tinggal meningkatkan kemampuan skill individu dan net working agar lebih solid dalam setiap pertandingan.


Sumber : cbfmrembang

Minggu, 18 Desember 2011

PSIR Rembang Menang Tipis Atas Persepar


Rembang - PSIR Rembang sukses merengkuh tiga poin setelah mengalahkan Persepar Palangkaraya dengan skor tipis 1-0 pada laga perdananya Divisi Utama PSSI di Stadion Krida Rembang, Sabtu petang, Gol semata wayang PSIR dicetak oleh striker asal Kamerun, Leng Lolo George Cristian pada menit ke-63 setelah lolos dari jebakan "off side" yang diperagakan Gajah Borneo, julukan Persepar.

Sepanjang babak pertama, pertandingan yang dipimpin wasit Agus priyanto berlangsung cukup sengit. Kedua tim saling serang, bersaing untuk lebih dulu membuat gol.

PSIR yang bermain di depan ribuan pendukung fanatiknya tampil cukup dominan, meski tak sebiji pun gol tercipta.

Namun, sedikitnya tiga ancaman masing-masing datang dari striker M. Husen, pemain tengah Kusen Riandi, dan striker Leng Lolo George Cristian melalui tendangan keras, nyaris merobek jala Lendi Keves selama paruh pertama pertandingan.

Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Usai turun minum, tim tamu yang mengusung target mencuri satu poin dari kandang PSIR mencoba bangkit dengan mengaktifkan serangan melalui duet striker Roberto Saydeekwateh dan Arnoldhy Polii.

Sebaliknya, tim PSIR justru menjadi kerap kehilangan bola dari umpan-umpan pendek yang diperagakan. Lini tengah Laskar Dampo Awang, julukan PSIR, terlihat sering terlambat menyuplai umpan kepada pemain depan.

Namun, pada menit ke-63, petaka yang berujung gol bagi tuan rumah terjadi. Striker PSIR, Leng Lolo George Cristian, lolos dari perangkap "off side" yang diterapkan para pemain belakang Persepar, setelah menerima umpan silang dari rekannya, M Husen. PSIR unggul 1-0.

Setelah kebobolan, kedua tim tak mengendurkan serangan. Meskipun demikian, skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah tetap tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang, tanda berakhirnya pertandingan.

Pelatih PSIR Haryanto menyatakan cukup puas dengan penampilan anak asuhnya, meski pihaknya mencatat sejumlah titik lemah.

"Pemain kami masih lemah pada bola-bola atas, namun itu akan segera diperbaiki. Anak-anak juga sulit mengembangkan permainan karena kondisi lapangan yang licin setelah turun hujan pada saat turun minum," kata dia.

Ia pun mengaku pihaknya dihadapkan pada stamina para pemain yang cenderung labil.

"Kami optimistis bisa lebih baik pada laga berikutnya," kata dia.

Manajer PSIR, Siswanto mengatakan akan memberikan bonus untuk para pemain, menyusul kemenangan petang itu.

"Raihan poin penuh sesuai target, sehingga kami akan memberikan bonus kepada para pemain. Soal besarannya, itu rahasia," kata dia.

Sementara, Pelatih Persepar Agus Setiyono menyatakan kekecewaannya atas kepemimpinan wasit yang memimpin pertandingan.

"Kami kecewa dengan kepemimpinan wasit. Sudah jelas (Leng Lolo George Cristian) berada dalam posisi `off side` hampir tiga meter, tapi gol masih saja disahkan oleh wasit. Atas kepemimpinan wasit ini kami akan layangkan protes ke PSSI," kata dia.

Agus mengaku puas dengan penampilan tim besutannya, sebab meski tidak pernah melakukan latih tanding dengan kesebelasan selevel, anak asuhnya mampu tampil apik sepanjang pertandingan.

"Anak-anak memang bermain dalam tekanan sepanjang babak pertama, namun pada babak kedua kami berhasil keluar dan berganti menyerang," kata dia.



Sumber : antaranews

Sabtu, 17 Desember 2011

PSIR Targetkan Tiga Poin di Laga Perdana Divisi Utama PSSI


Bola.net - PSIR Rembang, menargetkan poin penuh di laga perdana Divisi Utama PSSI dengan menekuk Persepar Palangkaraya di Stadion Krida Rembang, Sabtu (17/12).

"Pada laga perdana, kami hanya memiliki 12 pemain yang telah mengantongi status dari PSSI. Padahal kami memiliki 22 pemain dalam skuad. Namun, kendala itu akan kami tutup dengan motivasi tinggi untuk memenangi pertandingan," ujar Pelatih PSIR Haryanto.

Ia menyebutkan, dalam daftar pemain yang belum mengantongi status dari PSSI itu, seorang di antaranya adalah striker berasal dari Kamerun Cristian Leng Lolo.

"PSIR memiliki catatan manis saat berlaga dengan Persepar Palangkaraya. Pada kompetisi Divisi I musim 2007-2008, PSIR mampu menang 2-1 atas tim yang berjuluk Macan Borneo tersebut. Catatan ini juga bisa menjadi motivasi," kata dia.

Pihaknya juga optimistis bahwa mental Deni Tarkas dan kawan-kawan berada dalam kondisi siap secara penuh menyusul momentum kemenangan 1-0 atas Persip Pekalongan pada latih tanding terakhir, 13 Desember 2011, di Stadion Kraton Pekalongan.

"Kami akan menerapkan skema permainan 4-4-2 untuk meredam permainan tim tamu yang diprediksi juga akan tampil menyerang," kata dia.

Pelatih Persepar Palangkaraya Agus Setiyono menyatakan, akan berupaya mencuri satu poin dari kandang Laskar Dampo Awang, julukan PSIR.

"Kami akan memaksimalkan peran tiga pemain asing masing-masing Goerge Jose Oyedepo (stoper), Roberto Kwateh (striker), dan Jafat Uradi (striker)," kata dia. 


Sumber : bola.net

Jumat, 16 Desember 2011

Skuad PSIR Rembang Dilaunching


Rembang-Laskar Dampo Awang PSIR Rembang yang disiapkan bertarung pada musim kompetisi tahun 2011-2012 rencananya dilaunching Kamis siang. Berikut diumumkan nama ke-22 pemain.
Direktur Media PT Bina Putra Allam Persada (BPAP) HM Daenuri menyampaikan, 15 orang dari 22 pemain yang telah didaftarkan oleh manajemen PSIR ke PSSI merupakan putra daerah, bahkan 11 diantaranya berusia dibawah 25 tahun.
6 pemain lain berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan diperkuat satu pemain asing Cristian Lenglolo dari Kamerun, mantan pilar Sriwijaya FC, Pelatih kepala dipercayakan kepada mantan asisten PSIR Haryanto dan Bambang Handoyo, Sedangkan Deni Tarkas ditunjuk sebagai kapten tim.
Sementara itu Manajer PSIR Siswanto menyebutkan,mulai musim kompetisi ini tim PSIR tidak lagi didanai APBD, maka partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan oleh tim, khususnya untuk membiayai kebutuhan tim. Dengan dukungan dan restu warga Rembang, diharapkan PSIR bertahan di level 2, bahkan jika mungkin bisa naik strata ke ajang kompetisi tertinggi di tanah air.
Terpisah Kapten Tim PSIR Deni Tarkas mengatakan, siap mengemban tanggung jawab yang diberikan manajer dan tim pelatih. PSIR akan berjuang habis-habisan sapu bersih poin di semua pertandingan kandang. 

Sumber : cbfmrembang

Di Tolak, Tawaran Menggiurkan


Rembang – Tim PSIR Rembang Kamis siang dilaunching. Pihak manajemen siap mendukung jalannya kompetisi resmi dibawah naungan PSSI.

Suasana launching tim PSIR Rembang berlangsung cukup semarak di halaman obyek wisata Dampo Awang Becah Taman Rekreasi Pantai Kartini.
Manajemen PT Bina Putra Alam Persada mengenalkan 22 orang pemain yang akan berlaga pada Liga Divisi Utama. Satu per satu naik ke atas panggung, 15 orang pemain diantaranya merupakan pemain lokal Rembang. Hanya satu pemain ekspatriat, yakni Kristian Lenglolo asal Kamerun, berposisi sebagai striker.
Dalam launching tersebut, ditunjukkan pula kostum tim berwarna orange – orange. Bagian depan tampak logo perusahaan PT Semen Gresik, menjadi sponsor utama.
Manajer PSIR Rembang, Siswanto menegaskan akan mendukung kompetisi resmi yang digelar oleh PSSI bersama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Berulang kali pihaknya ditawari untuk ikut bergabung ke kompetisi PT Liga Indonesia. Meski dengan iming iming menggiurkan, namun tetap ditolak, karena cukup beresiko.
Siswanto menargetkan bisa lolos ke kompetisi level I tahun depan, atau minimal berada di papan tengah klasemen.

Kapten kesebelasan PSIR Rembang, Deni Tarkas memohon dukungan pecinta sepak bola di Rembang, supaya mampu mencapai target tersebut.
Pemain asli Makassar Sulawesi Selatan ini menganggap sesuatu yang berat akan terasa ringan, kalau disokong kekompakan semua lapisan.
Tim PSIR Rembang tergabung dalam group dua, Liga Divisi Utama, bersaing dengan PSIS Semarang, Persik Kediri, PPSM Magelang, Barito Putra FC, Persip Pekalongan, Persikab Kabupaten Bandung, PSS Sleman, Persipasi Kota Bekasi dan Persepar Palangkaraya.
Laga perdana digelar hari Sabtu (17 Desember 2011) di Stadion Krida Rembang, PSIR akan meladeni Persepar Palangkaraya.

Sumber : radior2b.com

Selasa, 13 Desember 2011

PSIR Ujicoba Tandang Ke Pekalongan


Rembang-Manajemen PSIR memutuskan latih tanding terkahir guna persiapan menjalani kompetisi divisi utama 2011/2012. Ujicoba terakhir dilaksanakan Selasa besok 13 Desember ke Pekalongan.
Pelatih kepala PSIR Haryanto mengatakan, Pada hari minggu yang biasanya tim PSIR libur latihan, kali ini dimanfaatkan untuk sesi latihan fokus pada kerja sama, strategi dan finishing. Dengan menyiapkan dua skema permainan, 3-5-2 dan 4-4-2 dalam satu pertandingan.
Ia menyebutkan untuk barisan depan dan belakang memiliki cukup amunisi, sementara barisan tengah dirundung sedikit masalah karena dua pilar inti tim, Mugiarso dan Tadis Suryanto sedang cidera. Bahkan saat kick off laga perdana menjamu Persepar Palangkaraya, Sabtu 17 desember ,mendatang mereka belum bisa diturunkan.
Lanjutnya jajaran manajemen dan pelatih tengahmeningkatkan soliditas barisan tengah, kebetulan datang tawaran dari kubu Persip Pekalongan untuk latih tanding sehingga tidak disia-siakan.
Saat disinggung apakah tim pelatih membutuhkan pemain asing, ditegaskan jika kondisi tim PSIR saat ini sangat perlu didukung legiun asing, khususnya yang berkualitas. Satu catatan penting, pemain tersebut sudah menguasai Bahasa Indonesia, sehingga tidak terkendala dalam berkomunikasi di lapangan.

sumber : cbfmrembang

Jumat, 09 Desember 2011

PT. BPAP Mengganti Logo PSIR Rembang


 Logo PSIR Rembang Sebelumnya


Logo baru PSIR Rembang

Rembang – Setelah mengganti logo PSIR Rembang, dari yang semula padi dan kapas menjadi jangkar, manajemen PT Bina Putra Alam Persada memastikan tidak akan merubah nama PSIR Rembang.

Sempat tersiar kabar dikalangan para suporter, PSIR akan berganti nama Rembang FC. Tetapi Direktur Media PT Bina Putra Alam Persada, Daenuri langsung membantah hal itu. Menurutnya saat mendaftarkan diri ke PSSI beberapa waktu lalu, pihaknya menggunakan nama PSIR, merupakan singkatan Persatuan Sepak Bola Indonesia Rembang.

Kalaupun muncul nama lain seperti Rembang FC, Daenuri menganggap hanya sebatas variasi wacana saja, supaya lebih keren. Ia mencontohkan saat perubahan logo tim, melewati sejumlah tahapan. Rancangan gambar diselesaikan dulu, kemudian disampaikan kepada penasehat yang juga Bupati Rembang Moh. Salim. Setelah jajaran pengurus sepakat, barulah logo jangkar dipatenkan. Apalagi merubah nama, tentu butuh proses panjang.

Daenuri menambahkan pihaknya juga sudah menuntaskan rancangan kostum pemain. Dalam waktu dekat ini akan dibuat oleh pihak sponsor. Yang jelas mengusung konsep warna orange – orange dan biru – biru (kostum laga tandang), ingin lebih menonjolkan ciri khas Rembang, sebagai daerah bahari.

Sementara itu Sekjen Gabungan Suporter Rembang, Ahmad Afif berharap sebaiknya Laskar Dampo Awang tetap mempertahankan nama PSIR, untuk menghormati cikal bakal pendiri tim pada masa lalu. Bagaimanapun PSIR sudah pernah memberikan warna persepakbolaan Indonesia, dari era kompetisi galatama, perserikatan, divisi utama sampai pada era sekarang liga profesional level II.

Menurutnya sebuah sejarah panjang, perlu mendapatkan apresiasi dan dukungan. Diharapkan dengan menghargai sejarah, PSIR akan menuai berkah, tahun depan lolos ke kasta tertinggi, Level I.

Pelatih Haryanto Terpikat 2 Pemain Pelamar


Rembang – Tim PSIR Rembang menundukkan Madiun Putra 2 – 0, dalam laga uji coba di Stadiion Krida Rembang, Selasa sore.
Gol dicetak oleh M. Husein pada menit ke dua dan pemain pelamar asal Kamerun Kristian Lenglolo menit 84, semuanya melalui tendangan kaki. Proses terciptanya gol cukup menarik, karena diawali skema serangan dari lini per lini dan kerja sama yang rapi antar pemain.Di tengah laga, wasit menghadiahi penjaga gawang Madiun Putra, Susanto dengan kartu merah, setelah mengumpat umpat sang pengadil lapangan.
Kemenangan Laskar Dampo Awang dalam pertandingan ini sekaligus menjadi torehan manis pelatih baru PSIR asal desa Landoh Kec. Sulang, Haryanto.
Haryanto menurunkan dua pemain asing pelamar, Kristian Lenglolo dan Sila Daoda. Ia mengaku tertarik dengan kemampuan striker Kristian Lenglolo, karena penguasaan bolanya bagus, didukung tipe pekerja keras, sedangkan Daoda kemungkinan akan dicoret.

Menurutnya pemain asing harus dua tingkat lebih baik dibandingkan pemain lokal. Kalau biasa saja, pelatih tak akan gegabah memberikan rekomendasi kepada manajemen untuk menyodorkan tawaran kontrak.

Selain itu PSIR juga kedatangan pemain pelamar pada posisi kiper, Nanda Pradana yang sebelumnya sempat memperkuat Persiku Kudus. Nanda pernah bermain cemerlang, ketika turnamen sepak bola MNC Cup beberapa waktu lalu.
Kesigapan di bawah mistar gawang kiper berambut gondrong ini, masih dipantau oleh pelatih kiper, Joko Dalbo.

Usai menang 2 – 0 melawan Madiun Putra, menurut rencana PSIR akan mengagendakan uji coba sekali lagi, menyesuaikan jadwal kompetisi.
Muncul kabar bahwa kompetisi divisi utama molor, baru akan bergulir tanggal 17 Desember 2011, sehingga masih ada waktu untuk memantapkan persiapan

PSIR menang Lawan Madiun Putra FC


Rembang-Tim PSIR menang cukup telak 2-0 atas tim tamu Madiun Putra FC, pada latih tanding di Stadion Krida, Selasa sore. Pertandingan terkesan monoton dan kurang greget, karena gerimis mengguyur, sangat menguras stamina pemain sehingga strategi kedua tim kurang maksimal.
Gol pembuka kemenangan tuan rumah PSIR dicetak M Husen, dua menit setelah kick off dan pemuncak keunggulan melalui gol pemain asing asal Afrika, Cristian Lenglolo, menit 84 babak kedua. Wasit Suwardi asal Rembang, pada menit 61 memberikan kartu merah untuk kiper Madiun Putra FC, Susanto. Namun karena sifat pertandingan merupakan ujicoba maka diambil kebijakan hanya mengganti penjaga gawang lain dan pertandingan kembali dimainkan.
Usai pertandingan pelatih kepala PSIR Haryanto menyampaikan, dipasangnya dua pemain asal Afrika, Cristian Lenglolo dan Daoda Sila pada ujicoba kali ini sekaligus untuk proses penentuan keputusan apakah mereka lolos seleksi. Melihat penampilan kedua pemain cukup luar biasa bahkan Cristian Lenglolo mampu mencetak gol ke gawang Madiun Putra FC, maka jajaran pelatih merekomendasikan untuk direkrut. Tentunya bergantung pada nego harga kontrak.
Ditambahkan, jajaran pelatih sudah mengantongi nama-nama pemain yang diplot sebagai starter dan sisa waktu jelang kick off akan dimanfaatkan untuk latihan games.
Terpisah, Manajer PSIR, Siswanto menyampaikan, kepelatihan Haryanto pasca posisinya menggantikan Amaya, pemain akan dibiasakan menerapkan pola 5-3-2, 3-5-2, 2-4-3 dan 4-4-2, menyesuaikan dengan kondisi pemain yang ada. Jajaran pelatih tentu harus memiliki strategi, pola dan skema alternatif yakni dengan mengoptimalkan pemain di saat beberapa pilar skuad inti mengalami cidera.
Laskar Dampo Awang PSIR Rembang sedianya menjamu Persepar Palangkaraya di kandang pada Selasa 13 Desember, diundur oleh PSSI, Sabtu 17 Desember.


Sumber : cbfmrembang

Selasa, 06 Desember 2011

PSIR Uji Coba Lawan Madiun Putra FC

Rembang-PSIR dijadwalkan melakukan ujicoba terakhir menjamu Madiun Putra FC, Selasa 6 Desember di Stadion Krida Rembang. Latih tanding sekaligus akan dimanfaatkan tim pelatih untuk mengevaluasi beberapa pemain asing yang datang melamar.
Direktur Administrasi PT Bina Putra Aallam Persada (BPAP) Charis Kurniawan menjelaskan, latih tanding melawan kesebelasan asal Jawa Timur tersebut akan dimanfaatkan pelatih kepala PSIR Haryanto untuk mematangkan persiapan jelang kick off kompetisi level 2 PSSI, sepekan kemudian di partai kandang melawan Persepar Palangkaraya. Pemain yang diplot sebagai inti tim kinerjanya di lapangan akan dinilai dan dievaluasi.
Lanjut Charis, karena masih membuka lowongan, tidak menutup kemungkinan beberapa pemain asing yang melamar akan diterjunkan secara bergiliran. Apabila talenta mereka dinilai bagus oleh tim pelatih dan direkomendasikan untuk direkrut, maka segera dilakukan nego nilai kontrak.
Ditambahkan, PSIR Rembang baru saja merekrut kiper Nanang asal Persiku dan tengah menyeleksi delapan pemain asing. Lima orang dari negara Afrika sedangkan tiga orang lainnya dari Amerika latin, berposisi penyerang, tengah dan belakang.
Terpisah Direktur Marketing Wahyu Adi Hermawan menyebutkan, pada ujicoba PSIR melawan Madiun Putra FC, panpel pertandingan mematok tiket Rp 15 ribu untuk tribun, sementara rata-rata dibanderol Rp 10 ribu. Harga yang cukup terjangkau oleh seluruh elemen masyarakat Rembang.
Ditambahkan, mengingat tim PSIR saat berlaga di kompetisi nanti tidak lagi didanai APBD maka jajaran direksi dan manajemen PT BPAP berharap agar warga berkenan memberikan dukungan baik moril dan materiil. Mensuport tiap kali PSIR menjalani pertandingan kandang di Stadion Krida. 

Sumber : cbfmrembang

Enam Pemain Kamerun Melamar ke PSIR

Sebanyak enam pemain asal Kamerun melamar ke PSIR Rembang untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama PSSI musim 2011-2012.

Sekretaris PT Bina Putra Allam Persada, Charis Kurniawan, di Rembang, Minggu, menyebutkan keenam pemain itu adalah Solomon Koube dan Sila Dauda melamar sebagai pemain gelandang, Noah Bakena dan Christian Desire Kono, pemain belakang, serta Leng Lolo George Cristian dan Baison Jean Calvain, pemain depan.

"Mereka menyatakan berminat bergabung dengan PSIR, sehingga melamar. Namun, kami tentu harus tetap menyeleksi mereka karena kuota pemain asing yang dibutuhkan hanya tiga orang," kata dia.

Apalagi, selain keenam pemain berasal dari Kamerun tersebut, tiga pemain berasal dari Amerika Latin juga mengajukan lamaran untuk jadi bagian dari skuad PSIR musim 2011-2012.

"Ada tiga pemain lain, dua orang dari Argentina dan seorang dari Meksiko yang juga melamar ke PSIR. Mereka adalah Oscar Alegre (Argentina) melamar sebagai penyerang, Luciano Rimoldi (Meksiko) sebagai gelandang, dan Esteban Lucano (Argentina) sebagai pemain belakang," kata dia.

Ia menjelaskan setiap pemain pelamar tetap akan diseleksi ketat oleh tim pelatih.

"Belum tentu juga mereka yang dinyatakan layak oleh pelatih secara otomatis bergabung, sebab kami pun harus bersepakat dengan pemain terkait nilai kontrak," kata dia.

Pengelola klub, kata dia, akan berhati-hati memilih pemain sebab umumnya pemain ekspatriat berharga mahal, sekitar Rp300juta.

"Kami mencari pemain yang tidak sekadar bagus saat seleksi, tetapi juga konsisten selama mengarungi kompetisi," kata dia.

Sebelumnya PSIR telah mengikat kontrak tiga pemain asing, masing-masing Anderson Dasilva (Brasil), Victor Romero (Paraguay), dan Alfredo Cano (Argentina).

"Namun, tiga pemain itu terpaksa kami jual ke tim lain karena pengelola klub keberatan membayar mereka seiring keputusan PSSI bahwa PSIR hanya berlaga di level dua kompetisi profesional," kata dia.

Pelatih PSIR, Haryanto mengatakan, pihaknya akan mengamati secara cermat kemampuan para pemain pelamar dalam beberapa hari mendatang, menyesuaikan kebutuhan kerangka tim.

"Kalau melihat postur pemain yang cukup tinggi, yakni 180-187 centimeter, para pemain ekspatriat tersebut diharapkan mempunyai kualitas permainan menonjol, terutama untuk permainan bola atas," kata dia.

Haryanto menyebutkan bahwa pada Selasa (6/12), PSIR akan menjamu Madiun Putra di Stadion Krida Rembang, dalam laga latih tanding menjelang kompetisi digulirkan.

"Ajang tersebut akan menjadi salah satu cara untuk menilai pemain, layak direkrut atau tidak," katanya. 



Sumber : RembangKab

Senin, 28 November 2011

PSIR Pulangkan Amaya

Kegagalan PSIR dalam turnamen MNC Cup berimbas pada keputusan manajemen PSIR untuk memulangkan pelatih kepala PSIR Jorge Amaya. Hal tersebut diungkapkan Direktur Media PT BPAP yang menaungi klub PSIR HM Daenuri didampingi Corporate secretary PSIR M. Charis Kurniawan kepada media senin (28/11).
Menurut Daenuri, selain Amaya pelatih fisik PSIR Izesa Cugnier juga dipulangkan. “Setelah melalui rapat direksi kami memutuskan untuk memulangkan pelatih kepala Jorge Amaya dan Asisten Pelatih Izesa Cugnier hari ini, 28 November 2011, karena dinilai gagal menampilkan performa tim yang bagus,” ujar Daenuri.

Daenuri menambahkan sebagai caretaker pelatih PSIR sementara dipercayakan kepada duet Haryanto dan bambang Max Handoyo.


Sumber : RembangKab

PSIR Tersingkir Gelar Juara

Rembang-Tuan rumah PSIR Rembang tersingkir dariturnamen MNC-Bupati Cup yang dilaksanakan Sabtu hingga Selasa, 26-29 November di Stadion Krida Rembang. Dipartai final gelar juara direbutl, Persipasi Bekasi bertemu Persiku Kudus.
Pertandingan penyisihan pertama antara PSIR Rembang melawan Persipasi Bekasi berakhir melalui adu tendangan pinalti, karena hingga babak kedua selesai kedudukan seri 1-1. Dari adu 8 tendangan pinalti terjadi selisih 1 gol. Kubu PSIR Rembang salah seorang pemain diantaranya gagal mencetak gol, sementara eksekutor dari tim Persipasi Bekasi sukses menjalankan tugasnya, hingga skor akhir pertandingan 9-8 untuk keunggulan tamu, sehinggaPersipasi lolos ke partai final.
Sementara pada penyisihan kedua hari Minggu, Persiku Kudus melawan Persitara Jakarta Utara, berakhir dengan adu tendangan pinalti. Karena sampai babak kedua usai kedudukan seri 2-2. Enam algojo dari tim Persiku Kudus sukses melaksanakan tugas, sedangkan satu penedang dari kubu Persitara gagal mencetak gol. Kedudukan akhir Persiku Kudus unggul 7-6 dari Persitara Jakarta Utara, melenggang ke babak final yang digelar hari Selasa, untuk berebut gelar juara dengan Persipasi Bekasi.
Ketua panitia pelaksana turnamen MNC-Bupati Cup, M Daenuri menerangkan, juara pertama akan mendapat piala, piagam dan uang tunai sebanyak Rp 5 juta. Sedangkan runner up menerima piala piagam dan badiah uang sejumlah Rp 3 juta.
Disebutkan M Daenuri dari segi pelaksanaan turnamen dipandang sukes oleh pihak MNC grup selaku calon sponsor, dimungkinkan dalam waktu dekat akan menggelontorkan investasi yang masih dirahasiakan nilainya.


Sumber : cbfmrembang

Rabu, 23 November 2011

PT BPAP Gelar Turnamen MNC-Bupati Cup


Rembang-Menghadapi kompetisi level 2 yang akan segera bergulir, PSIR dalam waktu dekat ini akanmengadakan perandingan ujicoba turnamen sepak bola MNC Cup di Stadion Krida Rembang.
Direktur Administrasi PT BPAP Charis Kurniawan menjelaskan, turnamen MNC-Bupati Cup merupakan turnamen yang mengambil nama perusahan selaku salah satu sponsor utama kompetisi PSSI, pemegang hak siar pertandingan live. Diikuti tuan rumah PSIR Rembang, Persiku Kudus, Persis Solo dan Persipasi Bekasi.
Lanjut Charis, peserta merupakan tim yang berlaga pada kompetisi level 2 PSSI, sehingga event turnamen MNC-Bupati Cup sekaligus menjadi ajang mengenal dan mengetahui karakter kekuatan calon lawan. Pertandingan digelar sistem setengah kompetisi, semua lawan akan bertemu untuk menentukan siapa yang terbaik dan layak meraih gelar juara.
Charis menambahkan, PSIR sendiri sampai saat ini masih membuka lowongan pemain tambahan untuk posisi sitker, libero dan stoper. Baik agen pemain maupun calon pelamar dipersilakan datang langsung ke Rembang, untuk diseleksi oleh tim pelatih.
Terpisah Direktur Marketing PT BPAP, Wahyu Adi Hermawan menyampaikan, meski turnamen bertajuk MNC-Bupati Cup namun tak menutup kemungkinan sponsor lain untuk berpartisipasi.
Ditambahkan, turnamen digelar tiga hari, kick off sekaligus penyisihan hari pertama Sabtu 26 November, kedua Minggu 27 November dan partai puncak pada hari Selasa 29 November. Panitia menetapkan tiketing berbeda antara babak penyisihan dan final yaitu untuk babak penyisihan harga karcis rata-rata Rp 5 ribu dan tribun Rp 15 ribu, sedangkan di babak final, rata-rata Rp 10 ribu dan tribun Rp 15 ribu., harga yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga Stadion Krida diprediksi padat penonton selama MNC-Bupati Cup berlangsung.
Sumber : cbfmrembang

Label

PSIR Rembang (26) Kabupaten Rembang (22) Sepak Bola (18) Gowes (11) Pariwisata (11) Tips-tips (11) Sajak Puisi (9) Kuliner Rembang (7) Motor (7) Petualangan (5) Rohani (4) SMKN 1 Rembang (3) Iwan Fals (2) Kopi (2) Privasi (2) Seks (2) UNNES (2) Blogger (1) Komunitas Unik (1) Ragam (1)
Powered By Blogger

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa