Rabu, 07 Desember 2011

BAGAIMANA CARA DAFTAR GRATIS KUMPUL BLOGGER...???

Sangat mudah, ikuti petunjuk berikut:

1. Tinggal klik di sini...

(Jendela baru)
2. Selanjutnya akan terbuka halaman utama kumpulblogger.
3. Isilah kotak daftar baru dengan alamat email anda dan klik register.(Alamat email yang anda masukan merupakan username untuk masuk kumpulblogger selanjutnya)
4. Setelah mengklik register, pasword akan di kirim secra otomatis ke email anda. Segera Cek email dan akan diberitahukan password untuk log in ke kumpulblogger. Jika tidak ditemukan di inbox, cek di spam mungkin nyasar di situ.
5. Segera login dengan mengisikan email waktu mendaftar dan password yang di kirim ke email anda.
6. Setelah berada di kumpulblogger, klik edit profil di navigation menu pada sisi atas halaman. Isikan data kamu dan rekening bank untuk transfer pembayaran komisi dan klik submit. Sekarang anda telah terdaftar sebagai pengiklan (publisher) kumpul blogger. Dan anda tinggal memasukan kode iklan ke blog dan menunggu klik dari pengunjung blog dan komisi anda akan ditransfer ke rekening Bank anda.

Bagaimana cara memasukan kode iklan ke blog?

Memasukkan Kode Iklan Kumpul Blogger pada blog

1. Klik untuk login

dan masukan email serta password yang diberikan (password yang dikirim dapat di ubah pada navigation menu)
2. Cari menu blogger dan klik link tambah blog. Hasil klik itu dapat anda lihat di halaman bagian tengah. Tarik scrool untuk melihatnya.
3. Setelah itu, isilah data2 mengenai blog yang didaftarkan sesuka anda. Yang terpenting alamat URL http:// nya jangan sampai salah. (Anda bisa mendaftarkan blog sebanyak yang anda punya dengan hanya sekali mendaftar).
4. Setelah blog anda terdaftar, cari dan klik menu scrift text advertising untuk blog anda.
5. Di sisi bawah halaman akan muncul kode iklan yang diperuntukkan untuk masing-masing blog yang didaftar (jika mendaftarkan lebih dari satu blog).
6. Copy paste script iklan pada halaman blog anda.
7. Dan nantikan klik-klik penghasil uang dari pengunjung blog anda tanpa harus mengganggu hobi anda melakukan posting di blog.

Kapan Di Bayar..??



Dari pengalaman yang langsung saya alami, pembayaran dilakukan saat pendapatan total komisi telah mencapai di minimal Rp 50.000. Kalau sudah mau mengambil komisi, langsung beritahu pengelola melalui email yang telah di tunjuk. Uang itu akan di transfer langsung ke rekening anda. Dan setelah di transfer akan diberitahukan oleh pengelola melalui email.

Klik Di sini untuk daftar Kumpul Blogger


Selasa, 06 Desember 2011

Sejarah Singkat SMKN 1 Rembang



SMK 1 Rembang merupakan salah satu sekolah kejuruan negeri yang ada di kabupaten Rembang. Tahap demi tahap dilakukan untuk mencapai kesempurnaan sebagai sekolah yang maju dan berkembang yang diharapkan menghasilkan lulusan terbaik dan berguna nantinya untuk ikut berperan dalam membangun negara ini menjadi jauh lebih baik.

Didasarakan pada kesadaran untuk ikut mewujudkan terselenggaranya pendidikan dan pengajaran didalam kerangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus untuk mempertinggi derajat kehidupan, maka didirikan SMK 1 Rembang pada tahun 1963. Sampai sekarang sudah terjadi 7 kali perpindahan kepemimpinan sekolah, dengan nama kepala sekolah yang pertama adalah Bapak S. Sarie yang menjabat sebagai kepala sekolah sejak tahun 1963-1979, dan kemudian digantikan oleh Bapak Soedarsono, BE tahun 1979-1985, Drs. Moch. Ichwan tahun 1985 -1990, Soeparno, BE tahun 1990-1995, Drs. Suwardi tahun 1995-1998, Drs. Moch. Zuhdi tahun 1998-2000, kemudian Bapak A. Maksum dari tahun 2000 sampai sekarang. Sekarang SMK Negeri 1 Rembang memiliki 5 program keahlian yang di ajarkan, yang dulunya hanya memiliki 3 program keahlian yaitu : jurusan teknik pemesinan, teknik otomotif, dan teknik kontruksi kayu dan bangunan. Sekarang sudah bertambah jurusan baru yaitu : jurusan teknik gambar bangunan, dan jurusan teknik komputer dan jaringan.

Dumbeg, Makanan Khas Rembang



Kalian tentu pernah mendengar atau mencicip makanan tradisional ini kan ? Ya, Dumbeg. Makanan ini dibuat dari tepung beras, gula pasir/gula aren dan ditambahkan garam, air nira (legen) dan kalau suka  ditaburi buah nangka/kelapa muda  yang dipotong  sebesar dadu.

Kemudian tempatnya dari daun lontar (pohon nira) berbentuk kerucut dengan bau yang khas.

Cara pemasakannya adalah dengan memasaknya selama beberapa jam di dalam alat pengukus yang sebelumnya dialasi dengan kukusan yang berbentuk kerucut.

Aroma yang khas serta rasa yang nikmat dan manis seperti puding padat, membuat raa dumbeg begitu digemari.
Kabupaten Rembang contohnya, memiliki tradisi sedekah bumi yang setiap tahunnya membuat dumbeg sebagai makanan tradisional di dalam acara sedekah bumi.

Visi dan Misi SMK N 1 Rembang



VISI DAN MISI
SMK NEGERI 1 REMBANG

Visi
Menciptakan tenaga kerja tingkat menengah untuk memenuhi tuntutan kebutuhan pembangunan nasional, baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang sejalan dengan perkembangan teknologi dan globalisasi.

Misi
  1. Menghasilkan sumber daya manusia yangd apat menjadi faktor keunggulandalam berbagai sektor pembangunan.
  2. Mengubah peserta didik, dari status beban menjadi aset pembangunan yang produktif
  3. Menghasilkan tenaga profesional untuk memenuhi tuntutan kebutuhan industri khususnya  dan pembangunan pada umumnya.
  4. Membekali peserta didik dengan kemampuan dan keterampilan untuk dapat mengembangkan dirinya secara berkelanjutan.
 
Institusi Pasangan
Dalam rangka pemasaran tamatan dan penyelenggarakan Praktek Kerja Industri, SMK Negeri 1 Rembang menjalin kerjasama dengan +- 150 institusi pasangan., antara lain:
  • PT. Barata Indonesia Gresik
  • Coliro Bersaudara Surabaya
  • PT. Nasmoco Semarang
  • Garuda Tama Jepara
  • Saham Motor Semarang
  • Dwi Putra Utama Jepara
  • Astra Honda Motor Jakarta
  • PT. PAL Surabaya
  • PT. Panca Duta Karya Rembang
  • CV. Sawung Jati Jepara
  • Koperasi Batur Jaya Klaten
  • PT. Karya Hidup Santosa Yogyakarta
  • PT. KAI Tegal
  • dll

Reuni STM N Rembang Lulusan 1995, Bagikan Door Prize Umroh


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Rembang  yang dulu bernama Sekolah Teknologi Menengah (STM)  kemarin (27/11) mengadakan reuni. Reuni tersebut diikuti alumni  STM Negeri Rembang  lulusan tahun 1995. Hal tersebut dikatakan Humas SMKN 1 Rembang  Drs Subroto didampingi Rusdi SPd, pengajar sekolah tersebut, kepada wartawan. . “Reuni tersebut diikuti siswa  lulusan tahun 1995, guru yang mengajar waktu itu, dan para karyawan atau TU yang bekerja waktu itu, “ katanya.
Dikatakan Subroto, pada kegiatan reuni tersebut juga diadakan pembagian door prize berangkat umrah dan yang beruntung mendapatkan door prize tersebut yaitu Budi  Nastiti, TU SMKN 1 Rembang.  “ Door prize tersebut diperuntukkan semua yang hadir dan kebetulan yang beruntung atas nama Budi Nastiti, staf TU. Rencananya berangkat umrah bulan april 2012,” katanya.
Subroto menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan bisa meningkatkan tali silaturahim antar sesama alumni. Selain itu, salah seprang alumni yaitu Sugiyanto ST yang saat ini menjabat Presiden Direktur sebuah perusahaan di Bekasi, siap menampung beberapa orang lulusan SMKN 1 Rembang untuk bekerja di perusahaannnya. “ saat ini perusahaannya siap menampung  16 lulusan SMKN 1 Rembang terutama jurusan gambar,” kata Subroto


Sumber : Rembangkab

PSIR Uji Coba Lawan Madiun Putra FC

Rembang-PSIR dijadwalkan melakukan ujicoba terakhir menjamu Madiun Putra FC, Selasa 6 Desember di Stadion Krida Rembang. Latih tanding sekaligus akan dimanfaatkan tim pelatih untuk mengevaluasi beberapa pemain asing yang datang melamar.
Direktur Administrasi PT Bina Putra Aallam Persada (BPAP) Charis Kurniawan menjelaskan, latih tanding melawan kesebelasan asal Jawa Timur tersebut akan dimanfaatkan pelatih kepala PSIR Haryanto untuk mematangkan persiapan jelang kick off kompetisi level 2 PSSI, sepekan kemudian di partai kandang melawan Persepar Palangkaraya. Pemain yang diplot sebagai inti tim kinerjanya di lapangan akan dinilai dan dievaluasi.
Lanjut Charis, karena masih membuka lowongan, tidak menutup kemungkinan beberapa pemain asing yang melamar akan diterjunkan secara bergiliran. Apabila talenta mereka dinilai bagus oleh tim pelatih dan direkomendasikan untuk direkrut, maka segera dilakukan nego nilai kontrak.
Ditambahkan, PSIR Rembang baru saja merekrut kiper Nanang asal Persiku dan tengah menyeleksi delapan pemain asing. Lima orang dari negara Afrika sedangkan tiga orang lainnya dari Amerika latin, berposisi penyerang, tengah dan belakang.
Terpisah Direktur Marketing Wahyu Adi Hermawan menyebutkan, pada ujicoba PSIR melawan Madiun Putra FC, panpel pertandingan mematok tiket Rp 15 ribu untuk tribun, sementara rata-rata dibanderol Rp 10 ribu. Harga yang cukup terjangkau oleh seluruh elemen masyarakat Rembang.
Ditambahkan, mengingat tim PSIR saat berlaga di kompetisi nanti tidak lagi didanai APBD maka jajaran direksi dan manajemen PT BPAP berharap agar warga berkenan memberikan dukungan baik moril dan materiil. Mensuport tiap kali PSIR menjalani pertandingan kandang di Stadion Krida. 

Sumber : cbfmrembang

Enam Pemain Kamerun Melamar ke PSIR

Sebanyak enam pemain asal Kamerun melamar ke PSIR Rembang untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama PSSI musim 2011-2012.

Sekretaris PT Bina Putra Allam Persada, Charis Kurniawan, di Rembang, Minggu, menyebutkan keenam pemain itu adalah Solomon Koube dan Sila Dauda melamar sebagai pemain gelandang, Noah Bakena dan Christian Desire Kono, pemain belakang, serta Leng Lolo George Cristian dan Baison Jean Calvain, pemain depan.

"Mereka menyatakan berminat bergabung dengan PSIR, sehingga melamar. Namun, kami tentu harus tetap menyeleksi mereka karena kuota pemain asing yang dibutuhkan hanya tiga orang," kata dia.

Apalagi, selain keenam pemain berasal dari Kamerun tersebut, tiga pemain berasal dari Amerika Latin juga mengajukan lamaran untuk jadi bagian dari skuad PSIR musim 2011-2012.

"Ada tiga pemain lain, dua orang dari Argentina dan seorang dari Meksiko yang juga melamar ke PSIR. Mereka adalah Oscar Alegre (Argentina) melamar sebagai penyerang, Luciano Rimoldi (Meksiko) sebagai gelandang, dan Esteban Lucano (Argentina) sebagai pemain belakang," kata dia.

Ia menjelaskan setiap pemain pelamar tetap akan diseleksi ketat oleh tim pelatih.

"Belum tentu juga mereka yang dinyatakan layak oleh pelatih secara otomatis bergabung, sebab kami pun harus bersepakat dengan pemain terkait nilai kontrak," kata dia.

Pengelola klub, kata dia, akan berhati-hati memilih pemain sebab umumnya pemain ekspatriat berharga mahal, sekitar Rp300juta.

"Kami mencari pemain yang tidak sekadar bagus saat seleksi, tetapi juga konsisten selama mengarungi kompetisi," kata dia.

Sebelumnya PSIR telah mengikat kontrak tiga pemain asing, masing-masing Anderson Dasilva (Brasil), Victor Romero (Paraguay), dan Alfredo Cano (Argentina).

"Namun, tiga pemain itu terpaksa kami jual ke tim lain karena pengelola klub keberatan membayar mereka seiring keputusan PSSI bahwa PSIR hanya berlaga di level dua kompetisi profesional," kata dia.

Pelatih PSIR, Haryanto mengatakan, pihaknya akan mengamati secara cermat kemampuan para pemain pelamar dalam beberapa hari mendatang, menyesuaikan kebutuhan kerangka tim.

"Kalau melihat postur pemain yang cukup tinggi, yakni 180-187 centimeter, para pemain ekspatriat tersebut diharapkan mempunyai kualitas permainan menonjol, terutama untuk permainan bola atas," kata dia.

Haryanto menyebutkan bahwa pada Selasa (6/12), PSIR akan menjamu Madiun Putra di Stadion Krida Rembang, dalam laga latih tanding menjelang kompetisi digulirkan.

"Ajang tersebut akan menjadi salah satu cara untuk menilai pemain, layak direkrut atau tidak," katanya. 



Sumber : RembangKab
Powered By Blogger

Aku

Kuda binal yang menembus pasir-pasir putih

melayang menuju padang ilalang
kerasnya hidup hanyalah ujaran keadaan
pilihan hidup membuat manusia berdaulat

di jalan-jalan malam, lampu kota hanya menyeru
kemana tambatan kaki melaju
deru suara bereteriak memecah kelam
diri memang milik-Nya
tak kuasa menjemput sebelum ajal mendekat

kepada perempuan dengan senyum matahari
sang Evawani yang berjalan di kalbuku
air tangis ini hanya sebatas waris
dengan boneka manis yang tersenyum kepadamu
kala rangkaku telah ditelan tanah

dimana revolusi tidak pernah berakhir
aku mau hidup seribu tahun lagi*


By : Aseng Jayadipa